No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ini Penjelasan Kepala NFA tentang Penundaan Penyaluran Program Intervensi Beras

Penulis Redaksi
6 Februari 2025
Ini Penjelasan Kepala NFA tentang Penundaan Penyaluran Program Intervensi Beras

Jakarta (ASET) – Dalam mempersiapkan momentum panen raya padi tahun ini, salah satu langkah yang diambil pemerintah adalah dengan melakukan penundaan sementara program Intervensi perberasan yang dilaksanakan melalui Perum Bulog. Ini perlu diterapkan agar harga di tingkat petani tetap terjaga selama masa panen padi yang sedang meningkat. Di sisi lain, harga di tingkat konsumen saat pasokan melimpah, maka akan stabil dengan sendirinya.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengelaborasikan hal tersebut dalam wawancara cegat bersama para pewarta di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Rabu (5/2/2025). Ia katakan penundaan ini hanya sementara sampai panen raya usai dan ketika Indonesia mengalami masa paceklik, maka program intervensi perberasan akan kembali digelontorkan.

“Jadi bantuan pangan beras dan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sementara di hold selama panen raya. Berdasarkan Rakortas terakhir, kita hold dulu bantuan pangan dan SPHP sampai panennya selesai, kemungkinan panen raya itu sampai April. Cita-cita kita kan supaya harga gabah petani optimal diserap di Rp 6.500 per kilogram,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jabarkan Sejumlah Upaya Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Menko Airlangga Yakin Target Pertumbuhan 8% Bisa Dicapai

“Jangan kita gelontorkan terus, nanti harga gabahnya malah turun saat panen raya. Kalau misalnya panennya banyak, maka harga pasti terkoreksi, tapi kita ingin tidak terlalu rendah di petani. Nah pas paceklik, baru kita gelontorkan lagi. Saat digelontorkan, tentu harga berasnya bisa lebih terkendali,” jelas Arief.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat rerata harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sepanjang 2024 paling rendah terjadi di bulan April dengan harga Rp 5.686 per kilogram (kg). Sementara untuk rerata harga beras medium selama tahun 2024 berada di titik terendah pada Mei di harga Rp 12.071 per kg.

Patut diketahui, bulan April dan Mei merupakan puncak panen raya padi pada tahun 2024. Menurut BPS, produksi beras di April 2024 berada di angka 5,38 juta ton dan Mei 2024 di 3,71 juta ton. Dus, mengacu historis tersebut, pemerintah saat ini ingin lebih menjaga kualitas harga petani tatkala panen raya berlangsung.

“Langkah ini juga agar Bulog bisa fokus dalam penyerapan karena kita mau serap sampai 3 juta ton setara beras. Tapi juga bukan karena masalah anggaran. Justru anggarannya dipakai untuk fokus serap hasil panen raya di tahun ini. Kita harus dorong produksi dalam negeri supaya ketergantungan impor kita berkurang,” tegas Arief.

Baca Juga:  Peringatan Bulan Mutu Nasional 2024: BSN Dorong Standardisasi untuk Transformasi Ekonomi yang Berkelanjutan

“Kebijakan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) sudah merupakan perintah Bapak Presiden Prabowo. Jadi semua harus menjalankannya, termasuk swasta, harus bantu petani kita. Jangan petani itu selalu mendapatkan harga yang di bawah. Ini waktunya petani kita angkat supaya kesejahteraannya naik sedikit demi sedikit,” pungkas Kepala NFA Arief Prasetyo Adi.

Dalam publikasi ‘Hasil Survei Pertanian 2024’ yang dirilis BPS pada 24 Januari lalu, memaparkan bahwa selisih antara rerata nilai produksi dengan rerata biaya produksi dari petani perorangan tanaman padi dapat berada di angka Rp 11,082 juta atau 72,49 persen dari total biaya produksi. Angka tersebut cukup menggembirakan dan perlu terus bertumbuh demi pencapaian swasembada pangan.

Previous Post

Jalankan Instruksi Presiden, Menteri Bahlil Naikkan 375 Ribu Pengecer Jadi Sub Pangkalan LPG 3 Kg

Next Post

Kembangkan Program Pembinaan Warga Lapas, Kementerian Imipas Gandeng PLN Manfaatkan Potensi FABA

KONTEN TERKAIT

Situs Pemerintah Hingga Kampus Berubah Jadi Website Judi Online
Nasional

Situs Pemerintah Hingga Kampus Berubah Jadi Website Judi Online

7 Juli 2025
Menteri Karding Dukung Polisi Usut Tuntas Jaringan Penempatan Pekerja Migran Ilegal ke Arab Saudi Usai Amankan 18 Korban CPMI
Nasional

Menteri Karding Dukung Polisi Usut Tuntas Jaringan Penempatan Pekerja Migran Ilegal ke Arab Saudi Usai Amankan 18 Korban CPMI

7 Juli 2025
Perdana Dalam Sejarah, Indonesia-Kanada Sepakati Kerja Sama Pengiriman PMI Tenaga Medis Jalur G to G
Nasional

Perdana Dalam Sejarah, Indonesia-Kanada Sepakati Kerja Sama Pengiriman PMI Tenaga Medis Jalur G to G

3 Juni 2025
Bertemu Asosiasi Purna Pekerja Migran Indonesia-Korea, Menteri Karding Susun Aturan Tabungan Investasi Untuk PMI
Nasional

Bertemu Asosiasi Purna Pekerja Migran Indonesia-Korea, Menteri Karding Susun Aturan Tabungan Investasi Untuk PMI

3 Juni 2025
DEN Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok dengan Prinsip “Mutual Trust”
Nasional

DEN Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok dengan Prinsip “Mutual Trust”

20 Mei 2025
Terima Kunjungan Universitas Nahdlatul Ulama, Menteri Karding Harap Ada Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia
Nasional

Terima Kunjungan Universitas Nahdlatul Ulama, Menteri Karding Harap Ada Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia

5 Maret 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


POPULER HARI INI

Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Pesisir Labuang Sebagai Destinasi Wisata Baru di Majene
Infrastruktur

Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Pesisir Labuang Sebagai Destinasi Wisata Baru di Majene

29 April 2024
Kemenperin Siapkan Terobosan Baru Guna Penuhi Kebutuhan Puluhan Ribu SDM Perkapalan di Batam

Kemenperin Siapkan Terobosan Baru Guna Penuhi Kebutuhan Puluhan Ribu SDM Perkapalan di Batam

14 Mei 2024

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) didampingi oleh Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto (tengah) dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali, I Wayan Udayana (kanan) ketika meninjau langsung pengamanan pasokan listrik untuk gelaran Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke- 10 di Bali pada Minggu (19/5).

PLN Pastikan Seluruh Sistem Kelistrikan KTT WWF di Bali Andal

19 Mei 2024

PLN Nusantara Power Gandeng Masdar Bentuk Kajian Ekspansi PLTS Terapung Cirata

PLN Nusantara Power Gandeng Masdar Bentuk Kajian Ekspansi PLTS Terapung Cirata

23 Mei 2024

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Pengungsian Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Pengungsian Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

14 November 2024

  • Home
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Kontak
  • Advertise

© Asetnews | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks