No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tingkatkan Perekonomian, Ini Strategi Pengembangan Lapangan Gas di Indonesia

Penulis Redaksi
22 Juni 2024
Tingkatkan Perekonomian, Ini Strategi Pengembangan Lapangan Gas di Indonesia

Bandung (ASET) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan strategi pengembangan lapangan gas di Indonesia berperan penting dalam meningkatkan perekonomian Indonesia ke depan.

Kepala Divisi Komersialisasi Minyak dan Gas Bumi SKK Migas Rayendra Sidik mengatakan, arah kebijakan energi dunia saat ini dinamis dan menantang. Di mana telah terjadi tingginya harga-harga energi dan lonjakan harga komoditas.

Proyek energi ramah lingkungan pun menghadapi hambatan seperti inflasi biaya, hambatan rantai pasokan, hingga biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Menurut Rayendra, pengembangan dan komersialisasi lapangan gas saat ini mengacu pada trilemma energy, yakni security of suppy atau ketahanan (keberadaan energi itu sendiri), affordability atau keterjangkauan (kemampuan dari siapa pun di are tersebut untuk bisa membayar dan membeli energi tersebut), dan sustainability atau environment.

“Saat ini produk gas memang bukan produk yang clean ya, cuma di antara semua hydrocarbon kita tahu bahwa gas bumi ini merupakan produk yang mempunyai jejak karbon yang paling kecil, sehingga gas saat ini digunakan sebagai energi transisi sampai kita berhasil memasuki masa menggunakan energi renewable,” kata Rayendra dalam Forum Gas Bumi, Jumat (21/6).

Baca Juga:  Indonesia Tambah Kepemilikan Saham di PT Freeport

Sementara itu, kata Rayendra, perekonomian Indonesia meningkat bisa dilihat riset dari International Monetary Fund (IMF), Indonesia masuk ke jajaran 20 besar (peringkat 16) negara dengan ekonomi terbesar global 2023. Pada 2023, nilai PDB Indonesia diproyeksikan bisa mencapai US$1,4 triliun.

Angka itu setara dengan 1,4% dari total PDB global, serta menempatkan Indonesia di peringkat ke-16 dunia.”Kita masih ranking 16, sementara dari Pricewaterhouse Coopers (PwC) pada tahun 2030 kita bisa mencapai ke ranking 5 di dunia, bahkan ranking 4 di 2050. Kita harapkan bisa sukses, bahkan mungkin lebih cepat dari itu. Kita akan keluar dari middle income trust,” ujar Rayendra.

Menurut Rayendra, peningkatan PDB ini salah satunya adalah penggunaan dan pemanfaatan dari energi yang non-renewable. “Jadi kita punya energi, mau kita apakan? Nah, di sini dilema kita dalam pemanfaatan gas, mau kita apakan gas bumi ini? Apakah kita buat sebagai bahan bakar, fuel, atau kita buat, katakanlah kita tambahkan added family, feedstock,” ujar Rayendra.

Sebab, lanjutnya, kebanyakan negara maju di dunia ini adalah negara industri. Untuk itu, natural gas ini sebagai suatu cadangan yang dibilang non-renewable yang pada saatnya akan habis harus dioptimalkan pemanfataanya.

Baca Juga:  MIND ID Apresiasi Peran Pengamat dalam Optimalisasi Hilirisasi

Rayendra menerangkan, strategi komerialisasi gas bumi untuk mendukung visi jangka panjang SKK Migas dibagi menjadi dua yakni strategi pull dan strategi push. “Untuk pengembangan lapangan gas ke depannya, kita coba menggunakan strategi pull dan strategi push ini,” tuturnya.Menurut Rayendra, strategi pull adalah strategi komersialisasi yang bertujuan untuk mengembangkan demand lebih mendekat kepada pasokan

“Sebenarnya sih, strategi pull itu kalau kita punya cadangan yang cukup besar, kita coba tarik demand-nya mendekat ke cadangan tersebut. Jadi, harapannya kalau pembangkit kita bangun power plant di depan lapangan gas kita, jadi dibangun rumah kita lalu listriknya di transmisikan, lalu kalau memang cadangan yang cukup besar, harapannya kita bisa develop suatu industri petrochemical yang menggunakan strategi ini,”dari sambungnya.

Sementara strategi push adalah strategi yang bertujuan untuk mengembangkan moda transportasi sehingga pemenuhan kebutuhan gas bumi dari supply menuju demand eksisting dapat berjalan.”Strategi push itu bagaimana kita mendorong gas dari lapangan-lapangan yang di daerah berlebih dengan gas untuk bisa didistribusikan ke daerah lainnya. Nah, untuk strategi push ini memang kita memerlukan banyak infrastruktur yang tersedia,” tuturnya.

Previous Post

Menaker Resmikan Perkumpulan Pengelola Pelatihan Pekerja Migran Indonesia

Next Post

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, LPDB-KUMKM Teken MoU Dengan Badan Bank Tanah

KONTEN TERKAIT

Paten, PDC Sukses Mempertahankan Sertifikasi SMAP ISO 37001:2016
Energi

Paten, PDC Sukses Mempertahankan Sertifikasi SMAP ISO 37001:2016

20 Mei 2025
SP PLN bersama Forkom SP BUMN Rapatkan Barisan Kawal Asta Cita Presiden Prabowo
Energi

SP PLN bersama Forkom SP BUMN Rapatkan Barisan Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

20 Mei 2025
Klawas Waterpark, Bukti Konsistensi Perbaikan Pasca Tambang Grup MIND ID
Energi

Klawas Waterpark, Bukti Konsistensi Perbaikan Pasca Tambang Grup MIND ID

11 April 2025
PLN Icon Plus Luncurkan Gedung Co-Working Space di PLN Icon Plus Kantor Gandul
Energi

PLN Icon Plus Luncurkan Gedung Co-Working Space di PLN Icon Plus Kantor Gandul

5 Maret 2025
Dirut Pertamina Cek Langsung Kualitas BBM di SPBU, Gandeng Lembaga Independen
Energi

Dirut Pertamina Cek Langsung Kualitas BBM di SPBU, Gandeng Lembaga Independen

5 Maret 2025
Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas 
Energi

Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas 

27 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


POPULER HARI INI

Serah Terima Jabatan, Perkuat Sistem dan Tata Kelola di Kementerian PU dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
Infrastruktur

Serah Terima Jabatan, Perkuat Sistem dan Tata Kelola di Kementerian PU dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman

22 Oktober 2024
Jelang World Water Forum ke-10 di Bali, Kementerian PUPR : Platform Diskusi Pengelolaan Air Global

Jelang World Water Forum ke-10 di Bali, Kementerian PUPR : Platform Diskusi Pengelolaan Air Global

29 April 2024

Menaker Yassierli Pastikan Pelaksanaan Norma Ketenagakerjaan di Libur Nataru 2024

Menaker Yassierli Pastikan Pelaksanaan Norma Ketenagakerjaan di Libur Nataru 2024

29 Desember 2024

Menaker Apresiasi Peran Aktif Dunia Usaha dan Industri Kembangkan SDM Terampil

Menaker Apresiasi Peran Aktif Dunia Usaha dan Industri Kembangkan SDM Terampil

15 Mei 2024

Pengguna wondr by BNI Siap-Siap Dapat Kiriman Laporan Transaksi Finansial dari wondr Insight

Pengguna wondr by BNI Siap-Siap Dapat Kiriman Laporan Transaksi Finansial dari wondr Insight

31 Desember 2024

  • Home
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Kontak
  • Advertise

© Asetnews | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks