No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Nusantara Power Dorong Energi Terbarukan di Tengah Tantangan Perubahan Iklim

Penulis Redaksi
22 Juni 2024
Nusantara Power Dorong Energi Terbarukan di Tengah Tantangan Perubahan Iklim

Jakarta (ASET) – PLN Nusantara Power (PLN NP) mengambil sejumlah langkah antisipasi dalam menghadapi ancaman krisis iklim yang semakin nyata. Subholding PLN ini bahkan menjadikan tantangan tersebut sebagai peluang untuk mendorong pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan.

Data terbaru menunjukkan dalam 12 bulan terakhir suhu global rata-rata meningkat 1,63 derajat Celsius dibandingkan dengan rata-rata pra-industri. Peningkatan suhu ini memicu berbagai bencana, seperti gelombang panas, curah hujan ekstrem, kekeringan, berkurangnya lapisan es, dan percepatan suhu permukaan air laut.

Direktur Keuangan PLN Nusantara Power, Dwi Hartono, mengungkapkan bahwa perubahan iklim membawa tantangan dan peluang bagi perusahaan. Di satu sisi, kondisi ini mendorong pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), namun di sisi lain perubahan iklim juga menghambat produksi listrik dan operasional pembangkit.

“Perubahan iklim seperti dua sisi mata uang bagi PLN Nusantara Power. Ketika terjadi kemarau berkepanjangan, operasional PLTA terganggu karena kurangnya sumber daya air. Namun, di saat yang sama, kemarau panjang dan langit cerah meningkatkan produksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya kami,” kata Dwi Hartono.

Baca Juga:  PLN EPI Ajak Warga Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Barang Bermanfaat

Sebaliknya, saat musim hujan berkepanjangan, produksi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) meningkat karena pasokan air yang melimpah. Namun, hujan terus-menerus dapat menghambat operasional pembangkit lain karena gangguan pasokan bahan bakar seperti batu bara dan BBM.

Dwi Hartono menceritakan dampak perubahan iklim berupa bencana kekeringan panjang di Sulawesi Selatan tahun lalu yang berimbas pada produktifitas PLTA di wilayah tersebut. Produksi PLTA 800 MW turun hingga 75 persen dan hanya mampu mengoperasikan 200 MW.

PLN NP telah mengambil langkah-langkah untuk menekan dampak perubahan iklim terhadap bisnis pembangkit listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk meningkatkan intensitas hujan di beberapa unit pembangkit. Anggaran untuk TMC ini telah dipersiapkan sejak awal tahun, sehingga tidak berdampak signifikan terhadap keuangan perusahaan.

Rencana mitigasi risiko terkait perubahan iklim lainnya juga telah dimasukkan dalam rencana kerja dan anggaran Perusahaan. Di saat yang sama PLN NP juga merencanakan pengembangan pembangkit baru yang lebih relevan dengan jaman dan lebih ramah lingkungan. Contohnya seperti PLTS Terapung Cirata dan PLTS di Ibu Kota Negara (IKN) yang saat ini sudah sinkron 10 MW dengan sistem. Investasi ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan ketahanan energi jangka panjang.

Baca Juga:  Pertamina Dorong Kolaborasi Nasional dan Internasional Turunkan Emisi Metana di Indonesia

“Pengembangan pembangkit EBT juga merupakan bagian dari mitigasi pengelolaan risiko ke depan terkait keuangan. Perusahaan harus punya pembangkit baru yang akan menjadi sumber pendapatan baru saat pembangkit lain memasuki masa sunset,“ jelas Dwi Hartono.

PLN NP telah melakukan setidaknya tiga pendekatan dalam strategi manajemen risiko dan pengelolaan keuangan guna meminimalisir risiko dampak perubahan iklim. Pertama, melakukan penilaian risiko lingkungan secara rutin untuk mengidentifikasi dan mengelola dampak perubahan iklim. Kedua, menyusun rencana kontinjensi untuk menghadapi bencana alam seperti banjir, badai, dan kekeringan. Dan ketiga, bekerja sama dengan pemerintah, lembaga internasional, dan sektor swasta dalam mengembangkan proyek mitigasi perubahan iklim.

Previous Post

Courtesy Call bersama JICA, Menteri Basuki Dorong Percepatan Proyek Manajemen Banjir Perkotaan

Next Post

Menaker Resmikan Perkumpulan Pengelola Pelatihan Pekerja Migran Indonesia

KONTEN TERKAIT

Paten, PDC Sukses Mempertahankan Sertifikasi SMAP ISO 37001:2016
Energi

Paten, PDC Sukses Mempertahankan Sertifikasi SMAP ISO 37001:2016

20 Mei 2025
SP PLN bersama Forkom SP BUMN Rapatkan Barisan Kawal Asta Cita Presiden Prabowo
Energi

SP PLN bersama Forkom SP BUMN Rapatkan Barisan Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

20 Mei 2025
Klawas Waterpark, Bukti Konsistensi Perbaikan Pasca Tambang Grup MIND ID
Energi

Klawas Waterpark, Bukti Konsistensi Perbaikan Pasca Tambang Grup MIND ID

11 April 2025
PLN Icon Plus Luncurkan Gedung Co-Working Space di PLN Icon Plus Kantor Gandul
Energi

PLN Icon Plus Luncurkan Gedung Co-Working Space di PLN Icon Plus Kantor Gandul

5 Maret 2025
Dirut Pertamina Cek Langsung Kualitas BBM di SPBU, Gandeng Lembaga Independen
Energi

Dirut Pertamina Cek Langsung Kualitas BBM di SPBU, Gandeng Lembaga Independen

5 Maret 2025
Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas 
Energi

Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas 

27 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


POPULER HARI INI

Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Pesisir Labuang Sebagai Destinasi Wisata Baru di Majene
Infrastruktur

Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Pesisir Labuang Sebagai Destinasi Wisata Baru di Majene

29 April 2024
Kemenperin Siapkan Terobosan Baru Guna Penuhi Kebutuhan Puluhan Ribu SDM Perkapalan di Batam

Kemenperin Siapkan Terobosan Baru Guna Penuhi Kebutuhan Puluhan Ribu SDM Perkapalan di Batam

14 Mei 2024

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) didampingi oleh Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto (tengah) dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali, I Wayan Udayana (kanan) ketika meninjau langsung pengamanan pasokan listrik untuk gelaran Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke- 10 di Bali pada Minggu (19/5).

PLN Pastikan Seluruh Sistem Kelistrikan KTT WWF di Bali Andal

19 Mei 2024

PLN Nusantara Power Gandeng Masdar Bentuk Kajian Ekspansi PLTS Terapung Cirata

PLN Nusantara Power Gandeng Masdar Bentuk Kajian Ekspansi PLTS Terapung Cirata

23 Mei 2024

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Pengungsian Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Pengungsian Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

14 November 2024

  • Home
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Kontak
  • Advertise

© Asetnews | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan
  • Market
  • Industri
  • Energi
  • Infrastruktur
  • UMKM
  • Pariwisata
  • Tekno
  • Otomotif
  • Video
  • Indeks